Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : IAW Soroti Polemik Pagar Laut: Cerminan Buramnya Hukum!
Advertisement . Scroll to see content

MUI Tegaskan Hukum Vasektomi Haram, Ini Alasannya

Jum'at, 02 Mei 2025 | 16:40 WIB
  • author Rina Rahadian
MUI Tegaskan Hukum Vasektomi Haram, Ini Alasannya
Majelis Ulama Indonesia. Foto: Ist.

Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Abdul Muiz Ali (Kiai AMA), menambahkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan syariat Islam, perkembangan medis, dan kaidah-kaidah ushul fikih terkait metode kontrasepsi yang dikenal dengan istilah medis operasi pria (MOP).

"Vasektomi pada dasarnya adalah tindakan yang mengarah pada pemandulan, yang dilarang dalam pandangan syariat. Namun, dengan adanya perkembangan teknologi medis yang memungkinkan rekanalisasi (penyambungan kembali saluran sperma), hukum bisa berbeda jika memenuhi syarat-syarat tertentu," kata Kiai AMA.

Adapun lima syarat yang memungkinkan vasektomi menjadi pengecualian hukum haram antara lain:

  1. Vasektomi dilakukan untuk tujuan yang tidak bertentangan dengan syariat Islam.
  2. Vasektomi tidak menyebabkan kemandulan permanen.
  3. Ada jaminan medis bahwa rekanalisasi bisa dilakukan dan fungsi reproduksi pulih seperti semula.
  4. Vasektomi tidak menimbulkan mudharat bagi pelakunya.
  5. Vasektomi tidak dimasukkan ke dalam program kontrasepsi mantap.

Meski demikian, Kiai AMA menegaskan bahwa hukum keharaman vasektomi tetap berlaku karena rekanalisasi, meskipun mungkin dilakukan, belum bisa menjamin normalnya saluran sperma seperti semula.

"Rekanalisasi hingga kini masih sulit dilakukan dan tidak bisa menjamin pengembalian fungsi seperti semula," tegas Kiai AMA.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut