Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jabar Bergerak Lawan Kejahatan Jalanan! Dedi Mulyadi Gandeng Polisi, Ojol, dan Warga Buru Begal
Advertisement . Scroll to see content

Ada Apa Gerangan? Kepuasan Publik untuk Dedi Mulyadi Melesat, Pemprov Jabar Kok Tertinggal Jauh?

Kamis, 29 Mei 2025 | 10:57 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Ada Apa Gerangan? Kepuasan Publik untuk Dedi Mulyadi Melesat, Pemprov Jabar Kok Tertinggal Jauh?
Masyarakat menunjukkan kepuasan yang sangat tinggi terhadap kinerja Gubernur Dedi Mulyadi, namun hal itu tidak diimbangi oleh tingkat kepuasan serupa terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Foto: Ist

Dugaan Penyebab Kesenjangan

Burhanuddin menduga ada dua kemungkinan penyebab utama di balik disparitas ini, yakni; birokrasi yang belum optimal. Dedi Mulyadi diduga belum sepenuhnya mengoptimalkan peran birokrasi Pemprov Jabar.

"Ini sekaligus masukan bagi Kang Dedi Mulyadi (KDM) untuk menyertakan instrumen birokrasinya, pemerintahannya, agar maju bersama-sama," saran Burhanuddin.

Lalu ketidakpercayaan pada birokrasi lama. Adanya kemungkinan ketidakpercayaan publik terhadap birokrasi Pemprov Jabar yang diisi oleh "birokrat lama". "Jadi mereka percaya sama gubernurnya, tapi tidak percaya sama birokrasinya," imbuhnya.

Temuan ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi Dedi Mulyadi dan Pemprov Jabar untuk meningkatkan kinerja. Burhanuddin menekankan perlunya birokrat Pemprov Jabar untuk menyamai "gaspol"-nya kinerja gubernur. "Gubernurnya di mata publik Jawa Barat 'gaspol' pakai gigi 9, tapi sebagian birokrat masih ada yang gigi 5 atau 6, terutama di variabel yang berkaitan dengan ekonomi," sindirnya.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut