Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantu Kebutuhan Pangan Warga dan Berdayakan UMKM, Pegadaian Gelar Program Mengetuk Pintu Langit
Advertisement . Scroll to see content

Jawa Barat Tuai Manfaat Ekonomi dan Sosial dari Piala Presiden 2025

Jum'at, 11 Juli 2025 | 21:15 WIB
  • author Rizal Fadillah
Jawa Barat Tuai Manfaat Ekonomi dan Sosial dari Piala Presiden 2025
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: iNews/ Rizal Fadillah.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Piala Presiden 2025.

Dirinya menyoroti berbagai dampak positif turnamen sepak bola akbar ini bagi masyarakat dan perekonomian Jabar.

Dedi mengatakan bahwa Piala Presiden 2025 hadir di waktu yang tepat, yakni saat liburan sekolah menjelang masuknya tahun ajaran baru.

Ia melihat turnamen ini sebagai tontonan berkualitas tinggi yang penuh sportivitas dan teknik bagi anak-anak. Menurutnya, hal ini merupakan sumbangsih besar dari Ketua Steering Committee, Ketua Organizing Committee, dan terutama dari Bapak Prabowo Subianto, demi kebahagiaan seluruh rakyat Indonesia.

Selain aspek hiburan, lanjut Dedi, Piala Presiden 2025 juga membawa efek ekonomi yang signifikan.

“Tumbuhnya ekonomi UMKM, ekonomi kerakyatan, para pedagang bisa laku jualannya, angkot-angkot ada penumpangnya, ojek-ojek, ojek online, dan ojek pangkalan kebagian narik," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh sektor, mulai dari keamanan hingga penjualan tiket, turut merasakan dampak positif.

"Saling membeli, bukan dari Jawa Barat yang ke Jakarta hari ini, tapi dari Jakarta yang ke Jawa Barat," imbuhnya.

Dedi juga menyoroti bagaimana turnamen ini memperkaya persaudaraan bagi rakyat Jabar. Dengan kehadiran tim dari berbagai daerah dan bahkan tim internasional, Jabar dinilai sebagai provinsi yang terbuka dengan siapapun.

“Rakyat Jawa Barat mendapat anugerah bahwa kita semakin banyak saudara, banyak teman, dan saudaranya bukan hanya dari Arema, bukan hanya dari Dewa United, tetapi juga saudara kita dari Inggris dan dari Thailand. Tentunya, ini adalah cermin bahwa Jawa Barat adalah provinsi yang terbuka dengan siapapun,” tandasnya.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut