Dalam paparannya, Gubernur Lemhannas memuji eksistensi Paguyuban Pasundan sebagai bagian dari denyut kebangsaan, saksi perjuangan kemerdekaan, sekaligus pengawal moralitas dan pendidikan bangsa.
Peran nyata Paguyuban Pasunda antara lain di bidang pendidikan, budaya, dan sosial politik. Di bidang pendidikan, Paguyuban Pasundan menyelenggara pendidikan, mendukung dan mengambangkan program mendirikan Universitas Pasundan (Unpas), Universitas Terbuka, SD, SMP, dan SMA Pasundan.
Paguyuban Pasunda menjaga kebudayaan, denyut seni karawitan, tari tradisi, sastra, hingga falsafah hidup Sunda. Di bidang sosial politik, Paguyuban Pasunda menjadi wadah aspirasi masyarakat Sunda yang konstruktif.
"Peran Sawala Budaya menjaga kedaulatan, merawat persatuan, memastikan, kelangsungan hidup Indonesia di segala bidang kehidupan, benteng kohesi sosial, wujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, mendukung program pemerintah, mempertahankan nilainilai lokal, dan mewujudkan tujuan nasional," tuturnya.
Dalam paparannya, Kang Ace, juga menyampaikan kondisi dinamika geopolitik dan konstelasi global saat ini yang menjadi tantangan bagi daya tahan serta eksitensi bangsa Indonesia.
Editor : Agus Warsudi










