get app
inews
Aa Text
Read Next : Road Show KDMP Tingkatkan Kesejahteraan Desa dan Dukungan MBG

Santap Menu MBG di Sekolah Kota Bandung Jadi Momen Kebersamaan Siswa

Rabu, 24 September 2025 | 20:13 WIB
header img
Menu MBG yang disantap para siswa di Kota Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah telah mengubah makan siang para siswa menjadi momen kebersamaan. Mereka ceria bersama saat menyantap menu MBG yang nikmat.

Suasana kebersamaan saat menyantap menu MBG itu terlihat di SMAN 11 Bandung. Siang itu, bel tanda istirahat berbunyi. Riuh langkah para siswa memadati lorong SMAN 11 Bandung. 

Seolah tak ingin ketinggalan, para siswa bergegas menuju kantin untuk menyantap menu MBG. Aroma nasi hangat yang mengepul, berpadu dengan gurih ayam goreng yang baru saja diangkat dari wajan, menyeruak ke udara. 

Sesekali, tawa siswa yang menggelitik pecah di antara antrean panjang, menambah hidup suasana siang itu.

Di meja saji yang tertata rapi, deretan nampan berisi menu bergizi menggoda setiap mata yang memandang. Nasi putih mengepul, sayur bening beraroma segar, ayam goreng renyah keemasan, potongan buah berwarna cerah, hingga segelas susu dingin yang berembun. 

Pemandangan sederhana, tapi penuh makna. Makan siang yang bukan sekadar mengisi perut, melainkan juga menyehatkan tubuh.

Senyum-senyum ceria tak bisa disembunyikan. Ada yang dengan cepat membuka kotak. Ada pula yang bercanda sambil menebak menu esok hari. 

“Enak, menunya ganti-ganti. Jadi enggak bosan,” ujar seorang siswa dengan mata berbinar, disambut tawa teman-temannya. 

Sejak program MBG hadir, makan siang tak lagi terasa biasa. Menyantap MBG menjadi momen kebersamaan, menjadi ruang kecil yang menumbuhkan semangat baru di tengah padatnya pelajaran.

Di balik keriuhan itu, ada rasa tenang yang juga dirasakan para orang tua. Yedi Supriyadi, salah seorang wali murid, berbicara dengan nada penuh syukur. 

“Saya tidak khawatir anak saya makan MBG di sekolah. Selain menunya bervariasi dan disukai anak-anak, yang terpenting makanannya sehat dan tidak basi,” kata Yedi. 

Senyum Yedi merekah, seakan menemukan ketenangan di tengah mahalnya harga pangan yang kian menekan keluarga.

Yedi bercerita, kini setiap sore anaknya pulang dengan antusias, bukan hanya tentang pelajaran, tetapi tentang makanan. “Katanya, kayak makan di rumah sendiri,” ujarnya.

Di luar sana, kabar miring tentang kasus keracunan di daerah lain sempat membayangi program ini. Namun, di SMA 11 Bandung justru menampilkan pemandangan kontras.

Wajah-wajah semringah siswa, aroma makanan bergizi, dan gelak tawa yang menggema di ruang kantin, menjadi bukti nyata bahwa MBG bukan sekadar program, melainkan harapan.

Sebuah langkah kecil dari pemerintah dan sekolah, tapi dengan arti yang besar: memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, berdaya, dan siap menatap masa depan.

Editor : Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut