get app
inews
Aa Text
Read Next : Dengar Curhatan Ibu-ibu di Bandung, Nurul Arifin Bawa Isu Stunting hingga MBG ke Meja DPR RI

BREAKING NEWS Jenazah Atlet Terjun Payung asal Bandung Ditemukan di Perairan Teluk Pangelek Cilacap

Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:32 WIB
header img
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Widiasih, atlet terjun payung senior asal Banjaran, Kabupaten Bandung. (FOOT: ISTIMEWA)

PANGANDARAN, iNewsBandungRaya.id - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan jenazah atlet terjun payung Widiasih (58) di perairan Teluk Pangelek, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (2/1/2026) pagi.

Lokasi penemuan jenazah korban merupakan perbatasan antara Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dengan Batukaras, Pangandaran, Jawa Barat.

Jenazah korban ditemukan setelah tim SAR gabungan, terdiri atas personel Polres Pangandaran, Pos SAR Pangandaran, Ditpolairud Polda Jabar, Brimob Polda Jabar, TNI AL, dan unsur terkait lainnya, tak kenal lelah melaksanakan operasi pencarian selama empat hari sejak korban dinyatakan hilang.

Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan mengatakan, jenazah Widiasih ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB di Pantai Karapyak, Teluk Pengelek, perbatasan Cilacap–Pangandaran berjarak sekitar 17 mil laut dari bibir Pantai Batukaras.

Operasi pencarian dan evakuasi dipimpin oleh Dirpolairud Polda Jawa Barat Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra bersama Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan.

"Informasi awal diterima dari nelayan asal Cilacap dengan nama perahu Murah Rezeki yang melaporkan ada sesosok jenazah mengapung di laut. Tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi penemuan," kata Kapolres Pangandaran.

Tim SAR gabungan, ujar AKBP Andri, mengevakuasi jenazah korban menggunakan perahu katir SAR Batukaras dan RIB Ditpolairud Polda Jabar. Proses evakuasi berlangsung sekitar ±1,5 jam perjalanan laut.

"Sekitar pukul 09.30 WIB, jenazah berhasil dibawa ke pesisir Pantai Batukaras dan selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Pandega untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut," ujar AKBP Andri.

Dirpolairud Polda Jabar Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur dalam pelaksanaan operasi SAR dan terima kasih kepada masyarakat nelayan yang turut membantu proses pencarian.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas, khususnya kegiatan wisata dan olahraga ekstrem, serta mematuhi standard keselamatan," kata Dirpolairud.

Diketahui, almarhum Widiasih mengalami kecelakaan saat melakukan terjun payung bersama 4 rekannya dari ketinggian 10.000 kaki di atas Pantai Bojongsawale, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran pada Selasa (30/12/2025).

Korban Widiasih, warga Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, merupakan atlet terjun payung senior. Saat kejadian, almarhum tengah mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung di Pangandaran.

Selain Widiasih, insiden juga dialami empat penerjun lain, salah satunya Pelda (Purnawirawan) TNI AU Rusli. Korban Rusli (64) ditemukan di perairan dalam kondisi meninggal dunia.

Almarhum Rusli telah dimakamkan di TPU Ciharum Margahayu, Kabupaten Bandung. Almarhum Rusli, warga Perum CPI, Kelurahan Cincing, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, merupakan mantan prajurit Kopasgat.

Sedangkan tiga atlet lain berhasil selamat setelah melakukan pendaratan darurat di tepi Pantai Bojongsalawe. Mereka mengalami luka-luka. Tiga penerjun yang selamat masing-masing bernama Karni (56), Mustofa (56), dan Khuldori (54).

Kronologi kejadian berawal sekitar pukul 10.15 WIB, lima penerjun asal Kabupaten Bandung diberangkatkan dari Bandara Nusawiru menggunakan pesawat latih milik Fly School Ganesha jenis Cessna 185 dengan registrasi PK-SRC.

Di ketinggian sekitar 10.000 kaki, terjadi perubahan arah angin yang mengakibatkan para penerjun kehilangan orientasi dan kendali saat melompat.

Akibat kejadian tersebut, tiga penerjun berhasil mendarat darurat meskipun tidak sesuai dengan titik pendaratan yang telah direncanakan.

Satu penerjun almarhum Rusli ditemukan di perairan Pantai Bojongsawale. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu penerjun, Widiasih, hilang.

Editor : Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut