get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengurus Satkar Ulama Jawa Barat Dilantik, Kang Ace: Penggerak Kemenangan Golkar

Gubernur Lemhannas Sebut Kerusakan Lingkungan Kini Jadi Ancaman Serius Ketahanan Nasional

Selasa, 13 Januari 2026 | 14:43 WIB
header img
Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily memberikan sambutan sekaligus membuka P4N Angkatan 69 Tahun 2026. (FOTO: ISTIMEWA)

Kepercayaan Internasional terhadap Lemhannas RI

Menurut Gubernur Lemhannas, keikutsertaan perwakilan negara sahabat Australia, India, Kamboja, Malaysia, Singapura, dan Timor Leste merupakan wujud nyata kepercayaan internasional terhadap Lemhannas RI sebagai institusi strategis dalam pengembangan kepemimpinan, pemikiran geopolitik, dan ketahanan nasional.

Partisipasi negara-negara sahabat, ujar Gubernur Lemhannas, bukan sekadar membina hubungan baik, tapi memberikan sumbangan pemikiran strategis berdasarkan perspektif masing-masing dalam meningkatkan ketahanan nasional. 

"Sekaligus membangun jaringan komunikasi internasional dan berkontribusi bagi kemampuan negara menghadapi geopolitik dan geostrategis saat ini yang semakin dinamis," ujar Gubernur Lemhannas RI yang juga menjabat Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.

Pendidikan di Lemhannas RI, tutur Kang Ace, memegang peran sangat penting dalam konteks ketahanan nasional. Di tengah situasi dunia yang sangat kompleks dan tantangan multidimensi, ketahanan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kemudian, daya saing ekonomi, ketangguhan sosial budaya, keteguhan ideologi, dan kemampuan politik dalam menjaga kesatuan dan kedaulatan negara. 

P4N menjadi wahana untuk membekali para pemimpin dengan kemampuan untuk menganalisis, memahami, dan merumuskan kebijakan tepat di tengah dinamika global yang bergerak sangat cepat.

Program pendidikan di Lemhannas RI juga tidak terlepas dari arah kebijakan nasional yang telah ditetapkan pemerintah. Saat ini, Presiden Prabowo Subianto menggagas Asta Cita, delapan cita-cita pembangunan Indonesia.

Asta Cita menekankan kepada penguatan kedaulatan bangsa, ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas SDM, dan kemandirian ekonomi dengan hilirisasi dan industrialisasi, pemerataan pembangunan, dan ketahanan nasional yang kokoh.
 
"Melalui pendidikan ini peserta akan dididik dan dibekali dengan berbagai pengetahuan sebagai kader pimpinan nasional yang berpikir holistik, integral, dan komprehensif dengan mengedepankan moral dan etika kebangsaan," tutur Kang Ace yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Jabar.

Gubernur Lemhannas mengatakan, bangsa Indonesia harus mempersiapkan pemimpin yang mampu menghadapi dinamika lingkungan strategis, baik nasional, regional, maupun global. Untuk itu, pimpinan nasional tidak hanya cukup menguasai satu bidang atau sektor tertentu.

"Pimpinan nasional harus mampu melihat persoalan bangsa dari berbagai dimensi secara menyeluruh," ucap Gubernur Lemhannas.

Editor : Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut