get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengurus Satkar Ulama Jawa Barat Dilantik, Kang Ace: Penggerak Kemenangan Golkar

Gubernur Lemhannas Sebut Kerusakan Lingkungan Kini Jadi Ancaman Serius Ketahanan Nasional

Selasa, 13 Januari 2026 | 14:43 WIB
header img
Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily memberikan sambutan sekaligus membuka P4N Angkatan 69 Tahun 2026. (FOTO: ISTIMEWA)

Indonesia Hadapi Isu Strategis

Saat ini, jelas Kang Ace, Indonesia tengah menghadapi isu strategis, sosial ekonomi, tingkat kemiskinan dan pengangguran di beberapa daerah, ketahanan energi dan pangan yang harus dikuatkan, transformasi digital berkembang cepat tapi belum merata di seluruh Indonesia.

Kualitas SDM perlu ditingkatkan untuk bisa bersaing di tingkat global, polarisasi politik dan tantangan konsolidasi demokrasi yang dapat mempengaruhi persatuan dan kesatuan bangsa.

Dinamika geopolitik internasional khususnya di kawasan Indo-Pasifik, krisis lingkungan hidup, dan ancaman perubahan iklim yang berdampak langsung terhadap keberlangsungan pembangunan.

Dalam konteks tersebut, Indonesia tidak dapat mengabaikan berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Bencana itu sangat berdampak kepada kehidupan masyarakat. Kondisi ini dapat memengaruhi ketahanan nasional. 

"Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa ancaman bagi ketahanan nasional tidak hanya bersumber dari dimensi politik, ekonomi, dan keamanan, tetapi juga dimensi ekologis, degradasi lingkungan dan perubahan iklim," ujar Kang Ace.

Permasalahan-permasalahan itu, tegas Gubernur Lemhannas, saling berkaitan dan tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan parsial. Karena itu, Indonesia membutuhkan kepemimpinan tangguh, responsif, dan berorientasi kepada mitigasi bencana, penguatan ketahanan daerah.

"Serta sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh komponen bangsa dalam menjamin keselamatan rakyat dan keberlanjutan pembangunan nasional," tegas Gubernur Lemhannas.

Pola pikir kepemipinan komprehensif, integral, dan holistik, jadi prasyarat mutlak menjadi syarat mutlak bagi pemimpin masa depan. 

"Selama lima bulan setengah ke depan, peserta akan dibekali materi wawasan kebangsaan sebagai nation of value, kepemimpinan nasional, ketahanan nasional, geopolitik dan geostrategis melalui pendekatan Asta Gatra," pungkas Kang Ace.

Editor : Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut