Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : FPHJ Dukung BBKSDA Jabar dan Dirjen Gakkum Kehutanan Penjarakan Perusak Hutan Konservasi
Advertisement . Scroll to see content

Macan Tutul Pacet Dipastikan Sehat dan Responsif, BBKSDA Jabar Lanjutkan Observasi

Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:56 WIB
  • author Agi Ilman
Macan Tutul Pacet Dipastikan Sehat dan Responsif, BBKSDA Jabar Lanjutkan Observasi
Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat bersama Polsek Pacet, aparat Desa Maruyung dan warga mengevakuasi seekor macan tutul. Foto: Agi.

Meski terlihat stabil, Vitriana menegaskan proses observasi tidak bisa dilakukan secara singkat. Tim dokter hewan dari Taman Cikembulan turut dilibatkan untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis macan tutul secara menyeluruh.

Ia menjelaskan bahwa selama proses evakuasi darurat, macan tutul mengalami beberapa luka ringan. Namun demikian, respons hewan masih agresif dan menunjukkan insting liar yang kuat.

“Mudah-mudahan tidak stres, tapi hasil observasi masih terus dilakukan. Ini tidak bisa disimpulkan dalam waktu singkat,” katanya.

Selain memantau kesehatan umum, tim juga menilai kondisi organ tubuh penting yang berpengaruh terhadap kemampuan bertahan hidup di alam liar.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan anggota tubuh, kekuatan fisik, hingga kondisi gigi dan taring yang dibutuhkan untuk berburu.

“Kalau ada kehilangan organ penting seperti taring atau anggota gerak, tentu itu memengaruhi kemampuan bertahan hidupnya di alam,” jelas Vitriana.

Terkait dugaan asal kemunculan macan tutul, Vitriana mengatakan pihaknya belum dapat memastikan dari mana satwa tersebut berasal. 

Namun secara geografis, Desa Maruyung di Kecamatan Pacet memang berdekatan dengan kawasan hutan yang terhubung dengan beberapa gunung.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut