PPP Jabar Panaskan Mesin Politik, Uu Ruzhanul Ulum Siap Duet Struktur dan Kaderisasi
Tantangan PPP Usai Tak Lolos Parliamentary Threshold
Sementara itu, Sekretaris DPW PPP Jabar, Agus Solihin, menyebut konsolidasi perdana digelar setelah terbitnya SK definitif hasil Muswil ke-9. Agenda tersebut juga menjadi ruang rekonsiliasi pascadinamika internal partai.
Ia mengakui tantangan PPP cukup berat, terutama setelah partai tersebut tidak lolos parliamentary threshold di tingkat nasional pada Pemilu sebelumnya. Kondisi itu membuat proses verifikasi partai menjadi pekerjaan serius.
“Karena itu mesin partai harus dipanaskan sejak sekarang. Enam kursi DPRD Jabar adalah modal awal, tapi jelas belum cukup,” ujarnya.
Fokus Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Dengan pembenahan struktur, kaderisasi yang lebih terarah, dan target elektoral yang agresif, PPP Jawa Barat berupaya keluar dari zona nyaman. Uu menegaskan ujian sesungguhnya bukan pada rapat dan musyawarah, melainkan kemampuan menerjemahkan konsolidasi menjadi suara nyata pada Pemilu 2029.
“Kami membenahi struktur, memperjelas kaderisasi, dan memasang target elektoral yang lebih agresif karena PPP Jawa Barat harus keluar dari zona nyaman. Ujian kami adalah bagaimana konsolidasi ini benar-benar menjadi suara nyata di 2029,” tandasnya.
Editor : Rizal Fadillah