Wujud Toleransi, Barongsai Kini Jadi Teman Ngabuburit yang Dinanti
"Ini momennya setahun sekali, dan tidak banyak mall yang bisa menampilkan pertunjukan seperti ini. Kami bersyukur sudah dua tahun berturut-turut dipercaya tampil di Feslink," kata Idrian.
Ada hal menarik yang disoroti Idrian mengenai perkembangan barongsai di era modern. Jika dulu barongsai identik dengan komunitas tertentu, kini batasan itu telah luruh.
Barongsai telah menjelma menjadi hiburan universal yang dikagumi oleh berbagai lapisan masyarakat.
"Barongsai ini dipercaya sebagai penolak bala dan pembawa keberuntungan. Apalagi sekarang zaman sudah berubah; barongsai banyak dikagumi oleh kaum pribumi. Kalau kita lihat di mall sekarang, bahkan 90% penontonnya adalah orang pribumi," tuturnya.
Menghadapi perayaan Tahun Baru Imlek, Idrian dan tim Gongsi Indonesia tidak memasang target yang muluk-muluk. Baginya, esensi dari penampilan mereka adalah memberikan kebahagiaan bagi masyarakat luas.
"Harapan saya, tim bisa tetap stabil dan terus mengukir prestasi ke depannya. Untuk Imlek tahun ini, fokus kami sederhana: bisa menghibur masyarakat di sini dengan maksimal," tandasnya.
Editor : Rizal Fadillah