Pulihkan Ekosistem Alam, Lokasi Longsor di Pasirlangu Cisarua Ditanami 1.000 Pohon
BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Sebanyak 1.000 pohon ditanam di lokasi bencana tamah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.
Jenis pohon yang ditanam teridiri dari pohon pelindung dan buah-buahan. Seperti Albasia, Mahoni, Trembesi, Katapang Kencana. Kemudian Jengkol, Mangga, Sirsak, Jambu Batu dan Jambu Mede.
Aksi konservasi dan reboisasi lingkungan ini dilakukan oleh Yayasan Equator Bumi Lestari dengan pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB), perangkat Desa Pasirlangu, serta masyarakat sekitar.
"Hari ini kami menanam 1.000 pohon di lokasi longsor Desa Pasirlangu serta membagikan 500 kilogram telur kepada warga terdampak bencana," kata Ketua Yayasan Equator Bumi Lestari, Julius Robinson kepada awak media usai kegiatan, Rabu (25/2/2026).
Ia mengatakan, kegiatan ini bisa terselenggara berkat kolaborasi dengan DLH KBB, Desa Pasirlangu, EGGMPIRE TOKEN (EGGM), Yayasan Equator Bumi Lestari (Equity to Equator/EQ2), dan PT Eggcologic Bumi Lestari.
Hal ini sebagai bentuk komitmen ekosistem digital berbasis blockchain EGGM terhadap isu lingkungan dan sosial. Termasuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Penanaman pohon difokuskan di area perbukitan yang memiliki tingkat kerawanan longsor sebagai upaya pemulihan ekosistem dan penguatan struktur tanah guna mencegah longsor kembali. Program ini menjadi contoh bagaimana teknologi blockchain dapat memiliki dampak sosial yang konkret," tuturnya.
Menurutnya seluruh pendanaan kegiatan ini berasal dari komunitas dan para donatur yang tergabung dalam ekosistem EGGMPIRE TOKEN. Dana yang terhimpun dari para holder dikonversikan langsung menjadi aksi nyata di lapangan.
Selain sebagai penyedia telur bantuan, PT Eggcologic Bumi Lestari juga secara rutin menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Seperti kali ini telur yang disalurkan merupakan bagian dari dukungan sosial perusahaan sekaligus bentuk sinergi antara sektor swasta dan ekosistem blockchain.
"Untuk bantuan telur yang sisalurkan semoga bisa membantu pemenuhan kebutuhan protein keluarga, khususnya pascatekanan akibat bencana alam,” ujar Julius.
Pada kesempatan yang sama Direktur PT Eggmpire Bumi Lestari, Retno Dewi Hendrastuti menyampaikan, kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan terhadap dampak sosial dan lingkungan.
Donasi bibit pohon semoga bisa dirasakan manfaatnya oleh anak cucu generasi mendatang. Sementara untuk bantuan telur diharapkan bisa membantu meningkatkan asupan gizi, khususnya dalam pencegahan stunting.
“Bantuan 1.000 bibit pohon dan 500 kg telur ini diharapkan membawa manfaat bagi warga yang terdampak bencana. Kegiatan sosial ini tidak akan berhenti sampai di sini, kami akan terus melakukan social impact secara berkelanjutan sesuai dengan amanah para investor," tandasnya.
Sementara itu Bidang P2KL Dinas Lingkungan Hidup KBB, Ahmad Sodikin menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua perusahaan yang telah berkolaborasi memberikan bantuan bibit pohon dan telur bagi warga terdampak bencana longsor Cisarua. Semoga ke depan pohon-pohon donasi ini dapat tumbuh dengan baik dan membantu mencegah terjadinya longsor kembali," pungkasnya.
Adapun rangkaian kegiatan ini diawali di Desa Tugu Mukti, Kecamatan Cisarua, dimana EGGMPIRE TOKEN menyalurkan 300 pohon dan 150 kg telur bagi 150 kepala keluarga.
Kemudian berlanjut ke Desa Pasirlangu yang sebelumnya terdampak longsor. Di lokasi ini didonasikan 700 pohon untuk reboisasi lahan serta 350 kg telur untuk seluruh warga yang terdampak bencana. (*)
Editor : Rizki Maulana