get app
inews
Aa Text
Read Next : Program Makan Bergizi Gratis di Sukabumi Mandek, Ribuan Penerima Manfaat Terhenti

Dapur Makan Bergizi Gratis di Sukabumi Berhenti Beroperasi, 2.998 Siswa Tak Lagi Terima Paket MBG

Senin, 02 Maret 2026 | 16:53 WIB
header img
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Ist.

Polemik Setoran dan Biaya Operasional

Menurut Tini, konflik bermula sejak Desember 2025 saat ia menghentikan setoran Rp2.000 per porsi—yang kemudian menjadi Rp1.800 per porsi—kepada Yayasan Gunung Gede Bersahaja selaku pengelola SPPG.

Dengan total 2.998 penerima manfaat, potongan Rp1.800 per porsi disebut bernilai signifikan setiap harinya dan berdampak pada biaya operasional dapur.

Ia juga mengungkap adanya tambahan biaya seperti sertifikasi koki BNSP dan administrasi yang disebut harus melalui yayasan.

“Semua dibebankan ke pemilik fasilitas. Biaya makin besar, dari Rp16 juta jadi Rp19 juta. Saya merasa keberatan,” ungkapnya.

Sejak penghentian setoran tersebut, Tini mengaku mendapat tekanan dalam forum internal dan disebut tidak kooperatif. Tak lama kemudian, kepala SPPG yang sebelumnya bertugas di dapurnya berpindah ke dapur lain yang kini melayani sekolah penerima manfaat sebelumnya.

Puluhan Pekerja Terdampak

Sejak dapur MBG Surade berhenti beroperasi, sekitar 47 pekerja terdampak. Selain itu, sejumlah pemasok bahan pangan disebut belum menerima pembayaran.

Tini mengaku dalam dua pekan sebelum penghentian total, ia sudah mengalami kesulitan mencairkan dana operasional.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola yayasan maupun instansi terkait mengenai kelanjutan operasional dapur MBG di Sukabumi tersebut.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut