Farhan Bicara Setahun Memimpin Bandung: Fokus Jaga Kepercayaan
Menanggapi julukan Bandung sebagai "Kota Event", Farhan memberikan catatan kritis. Meski event mampu menggerakkan ekonomi dan pariwisata, ia menyadari adanya dampak negatif seperti kemacetan dan masalah sampah.
Ke depan, ia menetapkan standar baru bagi setiap penyelenggaraan acara di Bandung:
“Dampak ekonomi harus terukur, keterlibatan UMKM harus nyata dan tanggung jawab lingkungan harus menjadi bagian dari perencanaan. Dengan pendekatan ini, event tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan kualitas hidup warga,” jelasnya.
"Bandung harus nyaman dihuni sebelum indah dipromosikan. Kota ini tidak boleh hanya ramah bagi pengunjung, tetapi juga adil bagi warganya sendiri," lanjutnya.
Tahun pertama ini juga diwarnai tantangan terkait etika dan integritas pemerintahan. Menghadapi hal tersebut, Farhan memilih sikap terbuka dan menghormati proses hukum yang berjalan tanpa mengganggu pelayanan publik.
Editor : Abdul Basir