get app
inews
Aa Text
Read Next : Dari Rumah Nyaris Roboh ke Hunian Layak, Senyum Ibu Ade di Usia Senja

Bertahun-tahun Menanti, Saparudin Masih Tinggal di Rumah Hampir Runtuh di Bandung

Kamis, 02 April 2026 | 09:12 WIB
header img
Kisah pilu Saparudin di Babakan Cikeruh, Kabupaten Bandung, yang tinggal bersama 12 anggota keluarga di rumah tak layak huni. Foto: iNews/ M Rafki.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Di sudut permukiman Babakan Cikeruh, Kabupaten Bandung, sebuah rumah berdinding bilik dan beratap bocor menjadi saksi hidup perjuangan Saparudin (56) dan keluarganya.

Di dalam bangunan yang jauh dari kata layak itu, sebanyak 12 jiwa bertahan setiap hari, menggantungkan keselamatan pada dinding rapuh yang bisa goyah kapan saja.

Saat hujan turun, kecemasan menjadi hal yang tak terpisahkan. Air merembes dari atap yang lapuk, membasahi lantai tanah dan perabot sederhana. Angin kencang pun kerap membuat dinding bergoyang, seolah mengancam runtuh.

Namun bagi Saparudin, rumah itu tetap menjadi satu-satunya tempat untuk berteduh.

“Iya, bekerja serabutan saja, belum jelas pemasukannya tiap hari berapa,” ujarnya saat ditemui.

Dengan penghasilan yang tidak menentu, ia tak memiliki kemampuan untuk memperbaiki rumahnya sendiri. Harapan pun selama ini ia gantungkan pada bantuan pemerintah.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut