Ace Hasan Syadzily Nyatakan Tak Maju di Musda XI Golkar Jabar, Ada Apa?
Ia juga menyebut adanya tanggung jawab negara yang harus dijalankan, termasuk fokus pada isu ketahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global, serta perannya sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI.
Meski demikian, Ace memastikan dinamika yang terjadi dalam proses pergantian kepemimpinan merupakan hal wajar dalam partai yang matang dan berpengalaman.
“Kami ingin menegaskan bahwa Partai Golkar adalah partai yang dewasa. Dinamika adalah hal biasa, dan pemilihan ketua akan ditentukan melalui mekanisme Musda,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, yang hadir mewakili Ketua Umum, membuka Musda sekaligus menyampaikan arah kebijakan partai.
Ia menegaskan, Partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia tetap berada di garis depan dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Dukungan Partai Golkar terhadap kepemimpinan Prabowo–Gibran secara politik sudah selesai dan menjadi keputusan Munas,” ujar Idrus.
Ia menambahkan, Golkar juga menempatkan diri sebagai mitra kerja partai-partai lain dalam membangun Indonesia, bukan sebagai lawan politik.
“Kita memperlakukan partai lain sebagai mitra dan kawan dalam membangun bangsa. Tidak boleh ada sekat di antara kita,” katanya.
Editor : Agung Bakti Sarasa