Krisis Sampah di Kawasan Hulu Kian Parah, Ribuan Ton Setiap Hari Mengancam Lingkungan
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Permasalahan sampah masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia, terutama di kawasan hulu seperti Puncak. Praktik pembuangan sampah yang tidak terkendali di wilayah ini tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengganggu aliran air dan meningkatkan risiko bencana seperti banjir serta longsor.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, timbulan sampah nasional pada 2023 mencapai 56 juta ton per tahun. Namun, hanya sekitar 39 persen yang berhasil dikelola dengan baik. Sisanya masih berakhir di tempat pembuangan terbuka, dibakar, atau bahkan mencemari lingkungan secara langsung.
Bogor Jadi Sorotan, Ribuan Ton Sampah Muncul Tiap Hari
Di tingkat daerah, kondisi serupa terjadi di Kabupaten Bogor. Volume sampah yang mencapai ribuan ton per hari memicu munculnya titik-titik pembuangan liar, khususnya di kawasan penyangga seperti Puncak dan sekitarnya.
Akumulasi sampah ini tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga memperparah tekanan terhadap kawasan konservasi yang seharusnya dilindungi.
Aksi Nyata: 6 Ton Sampah Diangkat dari Kawasan Megamendung
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sebanyak 70 relawan dari EIGER Adventure Land bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango melakukan aksi bersih-bersih di Desa Sukagalih, Megamendung.
Editor : Rizal Fadillah