get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Aksi Pengeroyokan Geng Motor Hingga Korban Luka Parah, Polres Cimahi Amankan 20 Pelaku

Transparansi Dipertanyakan, Pinjaman Rp6,65 Triliun untuk Garuda Jadi Polemik

Rabu, 15 April 2026 | 18:28 WIB
header img
Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus. (Foto:Istimewa)

Perbandingan dengan Sovereign Wealth Fund Global

IAW juga membandingkan kebijakan ini dengan praktik lembaga investasi negara lain seperti Temasek (Singapura) dan Khazanah (Malaysia), yang dinilai lebih terbuka dalam pengelolaan dana publik.

Standar internasional seperti Santiago Principles disebut menekankan pentingnya transparansi, tata kelola, dan manajemen risiko dalam investasi sovereign wealth fund.

“Transparansi bukan pilihan, tetapi kewajiban dalam pengelolaan uang publik,” tegas Iskandar.

Dorongan Evaluasi DPR dan Risiko ke Depan

IAW menilai kebijakan ini lebih menyerupai dana talangan dibanding investasi profesional karena minimnya kejelasan parameter dasar seperti bunga dan strategi pengembalian.

Lembaga tersebut juga mendorong DPR untuk memanggil pihak terkait dalam rapat dengar pendapat guna memastikan keterbukaan informasi kepada publik.

“Ketertutupan dalam pengelolaan uang publik adalah risiko besar bagi kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut