get app
inews
Aa Text
Read Next : Dokter Muda Meninggal di Cianjur, Ketua DPRD Metty Triantika Minta Evaluasi Program Internship

Diskusi Novel Cinta Kopi dan Kekuasaan, Angkat Sejarah dan Ketimpangan Petani di Cianjur

Kamis, 16 April 2026 | 16:53 WIB
header img
Diskusi novel Cinta Kopi dan Kakuasaan: Kesaksian Nyai Apun Gencay berlangsung di Teater Kecil Kopi Sarongge Desa Ciputri Kecamatan Pacet Cianjur, Rabu (16/4/2026). (FOTO: ISTIMEWA)

Sejarah Cianjur dalam Perspektif Kritis

Hendi Jo dalam diskusi tersebut mengaitkan isi novel dengan konteks sejarah lokal Cianjur, khususnya pada masa pemerintahan Raden Aria Wiratanu Datar III. 

Relasi antara elite lokal dan kekuasaan kolonial, kata Hendi, menjadi bagian penting dalam memahami dinamika sosial saat itu.

Menurut Hendi, novel ini memiliki kekuatan dalam menghadirkan sejarah sebagai sesuatu yang hidup dan dapat diperdebatkan. 

Hendi menilai pendekatan sastra mampu membuka ruang interpretasi yang lebih luas dibandingkan narasi sejarah formal.

“Sejarah tidak pernah tunggal. Apa yang dilakukan Saep adalah menghadirkan kemungkinan tafsir lain yang lebih dekat dengan pengalaman manusia,” kata Hendi yang juga anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Cianjur itu.

Hendi mengapresiasi keberanian penulis dalam mengangkat isu-isu sensitif seperti ketimpangan sosial dan relasi kuasa, yang masih relevan hingga saat ini. 

Diskusi semacam ini tutur Hendi, penting. Sebab berbicara tidak hanya berhenti pada pembacaan masa lalu, tetapi juga menyoroti pentingnya membangun masa depan industri kopi lebih berkeadilan. 

"Sebab sejarah harus menjadi pelajaran agar praktik eksploitasi tidak terulang,” tutur Hendi.

Dalam diskusi yang juga dimeriahkan oleh penampilan tari dari anak-anak petani Sarongge ini, Hendi  berkeyakinan karya novel sejarah seperti Cinta Kopi dan Kekuasaan, dapat menjadi bagian dari ekosistem pengetahuan lebih luas. 

Sehingga, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara sastra, sejarah, dan kebijakan publik dalam membangun kesadaran kolektif yang lebih baik.

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut