Jangan Salah Pilih! Binus Bandung Ungkap Pentingnya Ekosistem Kampus bagi Masa Depan Anak
Fenomena ini membuat banyak orang tua semakin berhati-hati dalam mendampingi anak menentukan pilihan pendidikan. Riset yang dilakukan oleh Populix bersama BINUS University juga menunjukkan bahwa kekhawatiran orang tua tidak hanya berkaitan dengan pilihan jurusan, tetapi juga dengan minimnya informasi mengenai prospek karier dari suatu bidang studi. Bahkan, pertimbangan mengenai employability atau peluang kerja setelah lulus kini menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan pilihan perguruan tinggi.
Dari sisi orang tua, Ibu Vivi mengungkapkan, kekhawatiran dalam memilih perguruan tinggi juga menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan pilihan pendidikan anak.
“Sebagai orang tua tentu kami ingin memastikan bahwa pendidikan yang dipilih benar-benar memberikan bekal yang bermanfaat bagi masa depan anak. Melihat bagaimana lingkungan belajar dan kesempatan pengembangan diri yang diberikan oleh kampus menjadi salah satu faktor yang membuat kami yakin,” ujar Ibu Vivi salah satu orang tua mahasiswa BINUS dikutip, Jumat (8/5/2026).
Dalam diskusi tersebut, Head of Psychology Department BINUS University, Dr.Esther Widhi Andangsari yang juga seorang praktisi psikologi, menyoroti bahwa kekhawatiran dalam menentukan pilihan pendidikan merupakan hal yang wajar, terutama ketika keputusan tersebut dianggap sangat menentukan masa depan seseorang.
“Banyak anak muda merasa keputusan memilih jurusan atau kampus seolah menentukan seluruh hidup mereka. Padahal yang lebih penting adalah bagaimana mereka memahami minat, potensi, serta lingkungan belajar yang dapat mendukung perkembangan mereka. Ketika mahasiswa berada di ekosistem yang tepat, mereka akan memiliki ruang untuk mengeksplorasi kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang terus berubah,” jelas Dr. Esther.
Editor : Abdul Basir