Sosok Pocong Bersenjata Golok Tebar Teror Buat Resah Warga, Aksinya Viral di Media Sosial
BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Teror meresahkan dilakukan oleh sosok yang mengenakan baju pocong dan membawa senjata tajam viral di media sosial.
Berdasarkan penelusuran aksi yang tengah jadi perhatian jagat maya itu terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sontak saja hal tersebut membuat masyarakat menjadi resah dan ketakutan.
Seperti yang dilihat, unggahan di video menampilkan seseorang yang mengenakan kain kafan sambil membawa senjata tajam jenis golok.
Dia beraksi di jalanan hingga mengetuk pintu rumah warga di malam hari. Berdasarkan informasi yang beredar dan diunggah akun komunitas Baraya Padalarang, kejadian dilaporkan terjadi pada Minggu 24 Mei 2026, di kawasan Jalan Babakan Garut, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah.
Pada narasinya, pelaku dikatakan sengaja menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti korbannya. Lalu mengancam dengan senjata tajam agar bisa mengambil alih dan membawa kabur barang berharga milik warga.
Keresahan semakin memuncak setelah pesan berantai dan peringatan bahaya tersebar masif lewat grup WhatsApp keluarga, akun Facebook, Instagram, hingga TikTok.
Salah satu unggahan dari akun @Amoyy Oktavianti yang ditonton lebih dari 4.900 kali, bahkan menuliskan pesan peringatan berbahasa Sunda yang menyebar luas.
“Kade hati-hati ah ayeuna mah mun aya nu gedor gedor teh begal menyerupai pocong tos dugi ka Bandung Barat” (Awas hati-hati sekarang kalau ada yang menggedor pintu malam hari, begal menyerupai pocong sudah sampai Bandung Barat)".
Salah seorang warga Desa Sukamulya, Kecamatan Padalarang, Cecep mengaku resah dengan beredarnya informasi yang menyebar cepat dari mulut ke mulut maupun media sosial tersebut.
Meskipun belum bisa dipastikan kebenarannya, namun warga memilih untuk berdiam diri di rumah jika sudah petang. Bahkan melarang anak-anak bermain keluar rumah selepas waktu Maghrib.
“Ya warga jadi takut karena isu soal pocong mengetuk pintu itu sudah menyebar ke mana-mana. Jadi seakan-akan bener," tuturnya, Senin (25/5/2026).
Sementara itu petugas kepolisian mensinyalir kemunculan sosok menyerupai pocong yang menggedor pintu dan kaca rumah warga dugaan merupakan ulah oknum manusia yang sengaja menyamar untuk menakut-nakuti dan berniat jahat.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat menyebutkan telah menerima banyak informasi terkait keberadaan sosok yang oleh warga disebut sebagai pocong tersebut.
Namun hingga kini belum ada satu pun laporan resmi yang masuk ke kepolisian.
"Kami baru mendengar secara lisan dan informasi di media sosial, kalau aduan resmi tertulis belum ada," ucapnya.
Meskipun demikian, anggota dari Unit Reskrim Polsek Padalarang dikerahkan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan langsung, memverifikasi fakta, serta mengumpulkan keterangan dari warga yang merasa dirugikan atau melihat kejadian secara langsung.
Dari keterangan warga, sudah ada keyakinan bahwa sosok itu sebenarnya manusia yang menyamar dan punya niat buruk karena beraksi meneror di malam hari. Serta bukan kaitannya dengan ilmu supranatural.
Aksi teror ini dilaporkan terjadi di beberapa titik wilayah Bandung Barat dan kabarnya mulai merembet hingga ke kawasan Cimahi.
Modusnya selalu sama, yaitu sosok berbalut kain putih menyerupai pocong bergerak dari satu rumah ke rumah lain, menggedor kaca atau pintu pada malam hari, lalu menghilang.
Untuk mengembalikan rasa aman dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, lanjut Gofur, Polres Cimahi berjanji bakal meningkatkan jumlah dan intensitas patroli Kring Serse pada jam-jam rawan, terutama saat malam hari.
"Kami mengimbau warga untuk kembali menghidupkan dan memperkuat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) secara mandiri dan bergiliran. Karena peran aktif warga dibutuhkan untuk menjaga situasi yang aman," pungkasnya. (*)
Editor : Rizki Maulana