Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bikin Resah Pemudik, Polres Cimahi Bakal Tindak Oknum Perampas Paksa Kendaraan di Jalan
Advertisement . Scroll to see content

Minta Uang untuk Miras, Aksi Dugaan Pemalakan di Bandung Tuai Kecaman

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:15 WIB
  • author Susana
Minta Uang untuk Miras, Aksi Dugaan Pemalakan di Bandung Tuai Kecaman
Video dugaan pemalakan terhadap pengendara mobil di Jalan Dago Bandung. Foto: Ist.

Dugaan Keterlibatan Oknum Suporter Jadi Sorotan

Selain aksi pemalakan, perhatian publik juga tertuju pada dugaan keterlibatan oknum suporter dalam peristiwa tersebut.

Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun latar belakang pelaku yang terekam dalam video.

Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat berwenang.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Menanggapi video yang viral, Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui akun resmi media sosialnya menyatakan bahwa kasus tersebut sedang ditindaklanjuti oleh Polrestabes Bandung.

Dalam unggahannya, pihak kepolisian mengapresiasi informasi yang diberikan masyarakat dan memastikan proses penelusuran sedang berlangsung.

"Terima kasih atas informasinya. Polrestabes Bandung akan menindaklanjuti kejadian tersebut," tulis akun resmi kepolisian.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan atau ingin membuat pengaduan agar memanfaatkan layanan Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi.

Warganet Minta Pelaku Ditindak Tegas

Viralnya video dugaan pemalakan di Jalan Dago memicu keprihatinan masyarakat. Banyak warganet meminta aparat segera mengusut kasus tersebut dan menindak tegas pelaku apabila terbukti melakukan tindak pidana.

Masyarakat berharap keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Kota Bandung tetap terjaga serta tidak ada lagi aksi serupa yang meresahkan warga maupun wisatawan.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut