Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pengemudi Ojol Nekat Edarkan Sabu, Modusnya Disimpan di Dalam Mobil-mobilan Anak
Advertisement . Scroll to see content

Beli Uang Palsu di Medsos, Pasutri di Cimahi Nekat Pakai Belanja ke Warung dan Toko

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:10 WIB
  • author Adi Haryanto
Beli Uang Palsu di Medsos, Pasutri di Cimahi Nekat Pakai Belanja ke Warung dan Toko
Kapolres Cimahi, AKBP Moh Faruk Rozi menunjukkan uang palsu pecahan Rp100 ribu yang belum diedarkan oleh tersangka pasangan suami istri saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Kamis (1/10/2026). (Foto: iNews Bandung Raya).

CIMAHI,iNews BandungRaya.id - Pasangan suami istri (pasutri) di Kota Cimahi nekat mengedarkan uang palsu yang telah dibeli dari media sosial Telegram.

Saat ini pasutri berinisial FHM (27) dan LAK (27) telah diamankan di Mapolres Cimahi setelah sebelumnya tertangkap tangan oleh warga karena curiga uang yang dipakai belanja oleh tersangka adalah palsu.

"Tersangka suami istri tersebut diamankan masyarakat, karena tertangkap tangan memiliki beberapa lembar uang palsu," kata Kapolres Cimahi, AKBP Moh Faruk Rozi saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Kamis (1/10/2026).

Terbongkarnya peredaran uang palsu itu terekam kamera warga hingga viral di media sosial. Kejadiannya di Jalan Ciseupan, Gang H Toyib, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Minggu (27/9/2026).

Tersangka perempuan yang mengenakan jaket ojek online (online) menggunakan uang palsu untuk berbelanja di sejumlah warung di wilayah sekitar.

Aksi itu kemudian diketahui setelah pemilik warung karena merasa curiga terhadap uang yang digunakan. Warga selanjutnya memeriksa barang bawaan perempuan tersebut hingga ditemukan sejumlah lembar uang yang diduga palsu.

Faruk menyebutkan, modus tersangka memang membelanjakan uang palsu yang dimiliki senilai Rp100 ribu untuk membeli barang dengan nilai lebih kecil sehingga pelaku mendapatkan uang kembalian asli.

Editor: Rizki Maulana

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut