Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Intip Konsep Green Oasis di Margaasih, Harmoni Alam dan Modernitas
Advertisement . Scroll to see content

ASPRUMNAS Dorong SKB 4 Kementerian Terkait Penghentian Izin Perumahan di Jawa Barat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:49 WIB
  • author Aga Gustiana
ASPRUMNAS Dorong SKB 4 Kementerian Terkait Penghentian Izin Perumahan di Jawa Barat
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah ASPRUMNAS Jawa Barat, H. Abun Yamin Syam, S.E. (Foto: dok Pribadi)

Berdasarkan hal tersebut, ASPRUMNAS menilai bahwa persoalan utama bukan pada apakah pembangunan perlu dikendalikan, melainkan bagaimana pengendalian tersebut dilakukan secara terukur. Oleh karena itu, Ketua DPW ASPRUMNAS Jawa Barat, H. Abun Yamin Syam, S.E., menekankan perlunya transformasi sistem perizinan berbasis zonasi risiko yang membagi wilayah menjadi zona merah (dilarang dibangun), kuning (dibatasi ketat), dan hijau (diprioritaskan perizinannya), serta didukung audit lingkungan berbasis data spasial dan hidrologi. Lebih jauh, ASPRUMNAS mendorong pemerintah pusat untuk menerbitkan Keputusan Bersama (SKB) empat kementerian, yakni Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Pertanian, Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Dalam Negeri, sebagai dasar hukum komprehensif untuk menyatukan standar zonasi risiko nasional, harmonisasi tata ruang dan alih fungsi lahan, kepastian hukum proyek yang sedang berjalan, serta percepatan perizinan pada kawasan aman.

Pada akhirnya, ASPRUMNAS menilai bahwa kebijakan penghentian izin perumahan di Jawa Barat mencerminkan niat baik dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Namun tanpa pendekatan berbasis risiko yang presisi dan dasar hukum lintas kementerian yang kuat, kebijakan ini berpotensi menimbulkan dampak ekonomi, fiskal, dan sosial yang lebih luas, termasuk perlambatan Program 3 Juta Rumah, meningkatnya backlog perumahan, tekanan harga rumah, serta potensi beban fiskal akibat bencana.

Oleh karena itu, yang dibutuhkan bukanlah penghentian pembangunan, melainkan penyempurnaan sistem perizinan berbasis data, risiko, dan tata ruang yang adaptif, agar Jawa Barat tetap terlindungi dari bencana sekaligus mampu menjamin hak masyarakat atas hunian yang layak dan terjangkau. Tulisan ini dimaksudkan sebagai masukan kebijakan untuk keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.

Profil Penulis

H. Abun Yamin Syam, S.E. adalah seorang pengusaha properti berpengalaman yang memiliki kepedulian tinggi terhadap penyediaan hunian layak, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat.

Jabatan & Organisasi Saat Ini:

Rekam Jejak & Kegiatan:

  • Penggerak Sosial & Kepemudaan: Aktif memelopori pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi generasi muda, serta tergabung dalam berbagai asosiasi pengembang properti.

  • Narasumber & Pembicara: Sering berbagi ilmu dan motivasi dalam berbagai forum/seminar seputar dunia properti, kewirausahaan, dan pembangunan komunitas.

  • Kegiatan Keagamaan: Aktif dalam pembinaan umat dan dakwah sosial, menjadikan nilai spiritual sebagai landasan utama dalam berbisnis maupun berorganisasi.

Penulis adalah H. Abun Yamin Syam, S.E., Ketua Dewan Pimpinan Wilayah ASPRUMNAS Jawa Barat

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut