Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kolaborasi Diskominfo Jabar dan Dirjen Bea Cukai Gempur Peredaran Rokok Ilegal
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Blue Ray Cargo: Benarkah Aliran Dana Mengarah ke Dirjen Bea Cukai?

Kamis, 11 Juni 2026 | 15:57 WIB
  • author Susana
Kasus Blue Ray Cargo: Benarkah Aliran Dana Mengarah ke Dirjen Bea Cukai?
Bea Cukai. Foto: Ist.

Soroti Kode SALES 1 dalam BAP

Salah satu aspek yang disoroti Gautama adalah ringkasan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) John Field yang memuat sistem kode internal "SALES 1" hingga "SALES 5".

Dalam dokumen tersebut, kode SALES 1 disebut dikaitkan dengan Djaka, SALES 2 dengan Rizal, dan SALES 3 dengan Sisprian.

Namun menurut Gautama, dokumen yang sama juga menyatakan bahwa kode tersebut merupakan pencatatan internal Blue Ray dan masih memerlukan konfirmasi kepada pihak yang disebut sebagai penerima.

Karena itu, keberadaan kode tersebut belum dapat dijadikan bukti final mengenai penerimaan uang.

"Tanpa pengakuan atau bukti bahwa uang benar-benar sampai ke tangan yang namanya dikodekan, maka angka 1 itu hanya simbol kosong," katanya.

Dakwaan KPK Tidak Menyebut Dirjen Sebagai Penerima Suap

Gautama juga menyoroti Surat Dakwaan KPK terhadap John Field, Andri, dan Dedy yang menjadi dasar pemeriksaan perkara di pengadilan.

Menurutnya, dalam dakwaan tersebut aliran dana disebut mengarah kepada sejumlah pihak seperti Rizal, Sisprian, Orlando, dan pejabat lainnya.

Sementara nama Djaka Budhi Utama tidak tercantum sebagai penerima suap dalam dokumen dakwaan tersebut.

"Secara yuridis, dakwaan yang sedang diuji di pengadilan tidak menjadikan Dirjen sebagai terdakwa atau bahkan sebagai pihak yang disebut menerima suap," ujarnya.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut