Heboh! Pejabat Pemkab Purwakarta Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
PURWAKARTA, iNewsBandungRaya.id - Peristiwa tragis menimpa pejabat Pemkab Purwakarta bernama Yogi Saleh (46) pada Minggu (14/6/2026). Almarhum Yogi yang menjabat Kabid Aset Pemkab Purwakarta ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk senjata tajam di beberapa bagian tubuh.
Korban ditemukan tewas di rumahnya Kampung Karangsari RT 10 RW 02, Desa Citalang, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta sekitar pukul 19.30 WIB.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan peristiwa itu. Saat ini, kasus dalam penyelidikan Satreskrim Polres Purwakarta.
Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan, pada Minggu malam, piket siaga Satreskrim Polres Purwakarta dan anggota Polsek Kota Purwakarta telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB. Saksi yang dimintai keterangan adalah Widia Utami (38), istri korban Yogi dan Lilis Sulistiqrinny (66), mertua korban.
Kronologi kejadian, pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, saksi istri dan anak pulang dari harper kegiatan wisuda kelulusan anaknya. Saat tiba, saksi melihat rumah dalam keadaaan gelap.
Saksi memanggil korban namun tidak ada respons. Sedangkan pintu depan dan samping terkunci. Sehingga, saksi istri dan anaknya masuk ke rumah melalui jendela belakang di area dapur.
Setelah masuk ke dalam, mereka mencari korban dan mengecek pintu. Saksi istri dan saksi anak melihat simbahan darah di pintu masuk.
"Ketika pintu kamar terbuka, korban di temukan dalam keadaan tergeletak atau telentang," kata Kapolres Purwakarta dalam keterangan tertulis.
AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menjelaskan, saat tiba di TKP, petugas menemukan istri korban berada di dalam kamar kerja. Sedangkan korban telentang dengan kepala di sudut pintu kamar dan bersimbah darah.
Petugas menemukan terdapat beberapa luka diduga akibat senjata tajam di tubuh korban. Antara lain, satu luka robek di ulu hati, dua luka robek di leher kiri, dua luka robek di leher kanan.
Satu luka robek di leher bagian tengah. Terdapat luka bekas jeratan di leher, dan luka memar di lutut kanan dan kiri. Luka memar di mata kaki bagian dalam.
"Petugas menemukan senjata tajam berupa pisau yang berada di bawah pundak sebelah kanan korban. Kacamata di sebelah kiri kepala korban," ujar AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.
Selain itu, tutur Kapolres, petugas juga menemukan satu tangga di depan kamar mandi dan penutup pintu menuju atap sudah dalam keadaan terbuka.
Setelah pengecekan di atap rumah, terdapat tiga tali, ikat pinggang, dan kabel yang di sambung dengan tali sumbu telah terputus.
Petugas pun menemukan sisa kabel yang tergantung. Berdsarkan keterangan dari mertua korban Lilis bahwa korban berada di rumah sendirian.
"Sebab, dari pukul 16.00 WIB, istri, mertua, dan anak korban sedang menghadiri acara wisuda di Hotel Harper Bungursari. Mereka baru kembali ke rumah pukul 19.30 WIB," tutur Kapolres.
AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengungkapkan, korban merupakan pegawai negeri sipil di Pemkab Purwakarta. Semasa hidup, korban menjabat Kabid Aset Pemkab Purwakarta.
Dari TKP, petugas mengamankan sebilah pisau, handphone milik korban, dompet korban berisi identitas dan sejumlah uang, dua tali atau kabel yang sudah terputus, ikat pinggang, dan tangga.
Petugas mengevakuasi korban ke RS Bayu Asih Purwakarta untuk dilaksanakan visum et repertum. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung untuk di autopsi.
Ada dugaan, sebelum meninggal, korban naik ke plafon rumah untuk mengikat tali atau kabel. Di lokasi kejadian, di temukan tangga untuk korban naik ke plafon.
Dugaan sementara, korban mencoba gantung diri namun karena talinya putus. Akhirnya korban masuk ke dalam kamar. Di sini, korban melukai diri menggunakan pisau dapur.
"Sejak Kamis dan Jumat, korban tidak masuk kerja," ucap AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.
Editor : Abdul Basir