get app
inews
Aa Text
Read Next : Dari Mekargalih untuk Garut, Pabrik Ciomy Gerakkan Ekonomi dan Berdayakan Masyarakat Lokal

Hanya 14% Orang Indonesia yang Merasa Aman Secara Finansial, Ternyata Ini Biang Keroknya!

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:01 WIB
header img
Sun Life. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global, sebuah fakta mengejutkan baru saja terkuak. Berdasarkan riset terbaru dari Sun Life Asia Financial Resilience Index 2026, rupanya baru 14 persen masyarakat Indonesia yang benar-benar merasa "tidur nyenyak" alias merasa sangat aman terkait kondisi keuangan mereka.

Padahal, jika melihat data makro, indeks ketahanan finansial masyarakat kita sebenarnya sedang merangkak naik—dari 30 persen pada tahun lalu menjadi 34 persen di tahun 2026 ini. Lantas, mengapa rasa aman itu masih sangat minim?

Terjepit Beban Hidup dan Fenomena Sandwich Generation

Riset yang digelar pada April 2026 terhadap 1.000 responden domestik ini memetakan masalah utama yang memicu kecemasan tersebut. Bukan cuma soal gaji yang numpang lewat, tetapi ada tiga faktor besar yang mengintai:

  1. Melonjaknya biaya hidup harian yang tak sebanding dengan kenaikan pendapatan.

  2. Besarnya tanggung jawab finansial untuk menopang keluarga besar (sandwich generation).

  3. Kekhawatiran membayangkan inflasi jangka panjang yang terus menggerus tabungan.

Saking beratnya tekanan ini, sebanyak 26 persen masyarakat terpaksa memangkas ketat pos pengeluaran hiburan mereka, sementara 23 persen lainnya bahkan sudah mulai rutin membongkar tabungan demi menyambung kebutuhan harian. Efek domino ini pun mulai dirasakan para pelaku UMKM dan sektor ritel yang harus putar otak menyesuaikan harga akibat daya beli yang kian lesu.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut