MPLS Ramah Anak Resmi Dimulai, Sekolah Jadi Rumah Kedua yang Membahagiakan
"Kalau dulu mungkin kita mengenal ospek. Sekarang sudah tidak seperti itu. Anak-anak datang ke sekolah dengan zamannya sendiri. MPLS harus menjadi kegiatan yang menyenangkan, membangun karakter, dan membuat anak merasa nyaman," katanya.
Iskandar berharap, sekolah mampu menghadirkan suasana yang membuat peserta didik merasa aman dan bahagia. Ia menyinggung pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental anak di tengah meningkatnya kasus depresi pada usia sekolah.
"Ada data yang menyebutkan lebih dari 60 persen anak mengalami depresi. Karena itu sekolah harus menjadi tempat yang happy. Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak," ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi konsep MPLS di SDN 001 Merdeka yang melibatkan kakak kelas untuk menyambut peserta didik baru sebagai bentuk pendampingan sekaligus membangun rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.
Selain itu, Iskandar memastikan Pemerintah Kota Bandung akan terus memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, baik melalui penguatan anggaran pendidikan maupun perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
"Kami dari pemerintah akan terus mendukung, baik dari sisi anggaran pendidikan maupun infrastruktur. Nanti kita lihat apa saja yang perlu diperbaiki agar proses belajar mengajar semakin nyaman," ujarnya.
Editor : Abdul Basir