get app
inews
Aa Text
Read Next : Progres Capai 22 Persen, DPRD Jabar Optimistis Trase Baru Batutulis Selesai Oktober 2026

Anggota DPRD Jabar Saeful Bachri Soroti Pentingnya Pemutakhiran Data Masyarakat

Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:59 WIB
header img
Anggota DPRD Jabar, Saeful Bachri. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri, mendorong pemerintah mempercepat pembaruan data sosial masyarakat agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

Menurut Saeful, tahun 2026 menjadi momentum penting karena pemerintah tengah melaksanakan sensus ekonomi nasional terhitung 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Untuk itu, seluruh pemerintah daerah diminta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbarui data masyarakat secara menyeluruh.

Pembaruan data, kata Saeful, harus mencakup seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kelompok desil 1 hingga desil 10. Langkah itu dinilai penting agar kebijakan dan program bantuan sosial benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

"Betul, tahun ini ada sensus ekonomi nasional. Ini menjadi momen untuk mengubah, memperbaiki, dan memperbarui data-data masyarakat, khususnya yang masuk kategori desil 1 sampai 5 maupun desil 6 sampai 10," ujar Saeful, dikutip, Jumat (24/7/2026).

Dia menjelaskan, kondisi ekonomi masyarakat dapat berubah sewaktu-waktu. Sebagian warga yang sebelumnya memiliki pekerjaan bisa kehilangan mata pencaharian akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).

Akibatnya, banyak keluarga mengalami penurunan pendapatan hingga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Menurutnya, perubahan kondisi tersebut harus segera tercermin dalam basis data pemerintah.

"Kalau ada masyarakat yang sebelumnya masih memiliki penghasilan, lalu terkena PHK dan kehilangan mata pencaharian, kondisi itu harus menjadi perhatian aparat di bawah," katanya.

Karena itu, Saeful meminta dinas sosial bergerak cepat bersama pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga pemerintah desa untuk melakukan verifikasi dan pembaruan data secara berkala.

Menurutnya, data yang akurat akan meminimalkan kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial. Selain itu, pemerintah juga dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat berdasarkan kondisi masyarakat terkini.

"Momentum sensus harus dimanfaatkan untuk memperbarui data sehingga benar-benar mutakhir dan tidak salah sasaran," tegasnya.

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut