Pegadaian Edukasi Mahasiswa ITB Jatinangor, Dorong Investasi Emas dan Literasi Keuangan Sejak Dini
Razhi menilai investasi emas menjadi salah satu pilihan yang paling mudah dipahami oleh masyarakat karena memiliki risiko yang relatif rendah dan dapat dimulai dengan nominal kecil.
"Jangan menunggu mapan dulu baru investasi, tetapi mulai investasi dulu supaya bisa mapan di kemudian hari," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pegadaian untuk mencegah generasi muda terjerumus ke praktik judi online maupun pinjaman online ilegal.
"Kalau mereka bisa mengelola keuangan dengan baik, harapannya mereka tidak mudah tergoda judi online ataupun pinjaman online ilegal," katanya.
Selain memberikan edukasi di perguruan tinggi, Pegadaian juga secara rutin menyelenggarakan program literasi keuangan di berbagai daerah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun secara mandiri.
"Kita bukan hanya di ITB, tetapi terus berkeliling ke berbagai kampus dan juga masyarakat umum. Bahkan ada program Gencarkan atau Gerakan Cerdas Keuangan Nasional yang menyasar wilayah terpencil, tertinggal, dan terluar," jelas Razhi.
Dalam kesempatan itu, Razhi juga mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk mulai menabung emas di Pegadaian karena investasi dapat dimulai dengan nominal yang sangat terjangkau.
"Kita bisa mulai investasi emas dari Rp10 ribu saja. Prosesnya sederhana, cukup membeli, menyimpan dalam jangka waktu tertentu, lalu dijual ketika harganya sudah naik. Yang terpenting, pilih tempat investasi yang aman dan terpercaya," pungkasnya.
Editor: Rizal Fadillah