Farhan Ajak Warga Kota Bandung Budayakan Kesiapsiagaan Bencana
Ia mencontohkan, masyarakat perlu terbiasa mengetahui titik evakuasi, memahami langkah penyelamatan, serta memiliki kesadaran untuk saling membantu ketika terjadi bencana.
Farhan menilai, budaya siaga bencana tidak dapat dipisahkan dari nilai gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia.
Menjaga Kota Bandung bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
"Gotong royong adalah budaya sekaligus kepribadian bangsa. Tugas menjaga kota ini bukan semata-mata tugas pemerintah, tetapi harus melibatkan partisipasi masyarakat," katanya.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada pola pikir individualistis yang hanya mengandalkan pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk saat terjadi bencana.
Editor : Abdul Basir