get app
inews
Aa Text
Read Next : Tantan Sulthon Bukhawan Menang Telak, Resmi Jadi Ketua PWI Jabar 2027-2032

BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Nasabah Tunggu Dana Deposito

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:36 WIB
header img
BPRS HIK Parahyangan. Foto: Ist.

Kondisi ini secara tidak langsung menjelaskan mengapa sebagian nasabah yang depositonya telah jatuh tempo belum memperoleh pencairan secara penuh.

Namun, BPRS menegaskan bahwa penahapan pencairan tersebut tidak mengubah pencatatan maupun kewajiban perusahaan terhadap dana nasabah.

BPRS: Dana Nasabah Tidak Seluruhnya Berbentuk Kas

Manajemen menjelaskan bahwa dana yang dihimpun dari masyarakat tidak seluruhnya disimpan dalam bentuk kas. Dana tersebut dikelola melalui fungsi intermediasi perbankan dengan tetap memperhatikan cadangan likuiditas sesuai ketentuan.

Menurut BPRS, peningkatan penarikan dana secara bersamaan dapat menyebabkan perlunya pengelolaan dan penahapan likuiditas.

"Penahapan likuiditas tidak mengurangi hak nasabah atas simpanannya," tegas manajemen.

Pernyataan ini menjadi salah satu poin penting dalam klarifikasi BPRS di tengah tuntutan sejumlah deposan yang meminta kepastian mengenai pembayaran dana deposito mereka.

Siapkan Optimalisasi Aset hingga Cari Investor Strategis

Untuk memperbaiki kondisi keuangan dan memperkuat kemampuan likuiditas, manajemen bersama pemegang saham mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah.

Langkah tersebut meliputi optimalisasi aset, percepatan penyelesaian pembiayaan, penguatan permodalan, serta penjajakan investor strategis.

BPRS menyatakan langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kondisi keuangan perusahaan sekaligus memenuhi kewajiban kepada nasabah.

"Pemenuhan kewajiban kepada nasabah tetap menjadi prioritas utama," kata manajemen.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut