get app
inews
Aa Text
Read Next : Lindungi Anak dari Dampak Digital, Anggota DPRD Jabar Ajak Orang Tua Awasi Penggunaan Gadget

Jangan Cuma Lihat Informasi di Kemasan, Orang Tua Perlu Tahu di Balik Susu Formula Anak

Kamis, 03 September 2026 | 11:37 WIB
header img
Proses pemerahan susu sapi menggunakan mesin modern dan higienis. (FOTO: ISTIMEWA)

Lihat Langsung Susu dari Sumbernya

Sebelum mengikuti Ace Fresh Journey, Denny Sumargo selaku Brand Ambassador AceKid mengaku belum pernah benar-benar memikirkan sejauh mana sumber susu dan proses produksinya perlu diketahui oleh orang tua.

“Selama ini kita mungkin lebih banyak melihat informasi yang ada di kemasan tanpa benar-benar tahu bagaimana produk tersebut dibuat," kata Denny.

Menurut pria yang akrab disapa Densu itu, setelah melihat langsung peternakan sampai proses produksinya, dia baru memahami bahwa dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga ternyata sama pentingnya. 

"Keterbukaan seperti ini membuat kita sebagai orang tua bisa memahami produk dengan lebih lengkap dan lebih yakin dalam menentukan pilihan untuk anak,” ujar Densus.

Pengalaman serupa juga dirasakan Ryana Dea, aktris dan juga ibu yang sebelumnya belum pernah melihat bagaimana kualitas susu dijaga sejak dari peternakan. 

“Setelah datang langsung, saya baru tahu bahwa kualitas susu sudah dijaga sejak dari lingkungan peternakan, kesehatan sapi, pakan, sampai proses pemerahan. Saya jadi semakin paham kenapa mengetahui sumber susu juga penting bagi orang tua," kata Ryana.

Apalagi, ujar Ryana, setelah rutin memberikan AceKid, dari pengalaman pribadi saya anak terasa lebih nyaman dan tidak lagi sering rewel karena kembung setelah minum susu.

Untuk diketahui, FEIHE AceKid memiliki 15 peternakan mandiri dengan sekitar 150.000 ekor sapi di kawasan Golden Milk Source 47° Lintang Utara. Proses pemerahan dilakukan secara otomatis dan terjadwal, sementara susu segar langsung didinginkan pada suhu 0–4°C.

Lalu dikirim ke fasilitas produksi dalam waktu sekitar dua jam. Susu segar yang dihasilkan juga diklaim memiliki jumlah bakteri 20 kali lebih rendah dibandingkan standar Uni Eropa.

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut