Babak Baru ISBI Bandung Dimulai, Rektor Ismet Ruchimat Ungkap Prioritas hingga 2031
“Saya kira kepemimpinan itu kan biasa bertukar. Jadi pemilihan ini saya kira pemilihan yang baik, regenerasinya juga berjalan,” kata Retno.
Retno menjelaskan, proses penentuan kandidat rektor telah dipersiapkan sejak beberapa bulan sebelumnya. Bahkan, pembahasan mengenai proses pergantian kepemimpinan tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun terakhir.
Ia berharap seluruh kandidat, termasuk rektor terpilih, dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan di ISBI Bandung.
“Saya di semua kandidat itu tetap meminta untuk meneruskan program yang saya lakukan. Jadi tidak ujug-ujug (tiba-tiba) selesai, kemudian ketika periode baru hilanglah semua yang sudah dilakukan,” ucapnya.
Regenerasi Kepemimpinan Harus Jaga Kesinambungan
Retno menilai kesinambungan program menjadi salah satu kunci agar perkembangan ISBI Bandung tidak terhambat setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan.
Ia mengatakan, pemimpin baru sebaiknya tetap melanjutkan program yang sudah baik sambil melakukan pengembangan sesuai kebutuhan dan tantangan baru.
“Jadi saya pun meneruskan apa yang dilakukan oleh Prof. EN (Een Herdiani). Kalau berkesinambungan saya kira itu jauh lebih baik. ISBI akan jauh terlihat perkembangannya. Kalau ini selesai putus lagi, selesai putus lagi, itu pasti berat,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru periode 2026-2031, ISBI Bandung diharapkan mampu memperkuat kualitas akademik, mengembangkan SDM, memperluas jejaring dengan pemerintah daerah, sekaligus menjawab persoalan keterbatasan lahan dan infrastruktur kampus.
Editor : Rizal Fadillah