Beyond Intelligence Jadi Pesan Utama Unisba, Mahasiswa Baru Diminta Jadi Pemimpin Masa Depan
“Para pendiri kita tidak ingin Unisba hanya mencetak dokter yang hanya tahu obat, ekonom yang hanya tahu angka, sarjana hukum yang hanya tahu pasal, atau insinyur yang hanya tahu bangunan. Itu tidak cukup,” katanya.
Menurut Harits, seorang profesional yang Faqih Fiddin harus mampu menggunakan keahliannya bukan hanya untuk mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga menghadirkan manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat.
Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui tema Ta’aruf Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, yakni “Beyond Intelligence: Islamic, Inclusive, and Impactful.”
Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kecerdasan mahasiswa tidak berhenti pada kemampuan akademik.
“Beyond Intelligence mengingatkan kita bahwa kecerdasan sejati adalah ketika ilmu yang kita miliki mampu membentuk cara kita bersikap, mengambil keputusan, menyelesaikan persoalan, dan memberikan manfaat bagi orang lain,” jelasnya.
Mahasiswa Unisba Diminta Jadi Pribadi Inklusif dan Berdampak
Selain menekankan kecerdasan, mahasiswa baru Unisba juga diajak membangun lingkungan kampus yang inklusif.
Harits meminta mahasiswa mampu menghargai perbedaan latar belakang, karakter, pemikiran, hingga pengalaman. Perbedaan tersebut, menurutnya, seharusnya menjadi kekayaan yang memperkuat kehidupan kampus, bukan alasan untuk saling menjauh.
“Jadikan perbedaan tersebut sebagai kekayaan, bukan sebagai alasan untuk saling menjauh. Belajarlah untuk mendengarkan, menghargai, bekerja sama, dan tumbuh bersama,” pesannya.
Editor: Rizal Fadillah