Dua Kopi Indonesia Raih Predikat Presidential di Cup of Excellence 2026
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Dua kopi Indonesia meraih predikat Presidential dalam ajang Cup of Excellence (CoE) Indonesia 2026 setelah memperoleh skor di atas 90 dalam penjurian internasional. Kopi asal Sindangkerta, Jawa Barat, menempati peringkat pertama dengan skor 90,25, disusul kopi dari Aceh Tengah dengan skor 90,10.
Kopi milik Edward Ken Tirtadarma dari Sindangkerta meraih peringkat pertama melalui proses pascapanen Experimental-Washed. Sementara itu, kopi milik Iwannitosa Putra dari Desa Atu Gajah, Bebesen, Aceh Tengah, menempati posisi kedua dengan proses Washed-Wet-Hulled.
Penjurian internasional berlangsung pada Kamis (22/10/2026) di Qaca Coffee Malabar, Jalan Malabar Nomor 31, Kota Bandung. Pengumuman pemenang dan malam penghargaan digelar pada hari yang sama di Suagi Ballroom, Hotel Papandayan, Bandung.
Country Coordinator Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Andi Widjaja, mengatakan CoE bukan sekadar kompetisi untuk menentukan kopi dengan cita rasa terbaik. Program tersebut juga dirancang untuk memberdayakan produsen, memperluas akses pasar, dan meningkatkan ketertelusuran kopi hingga ke kebun asalnya.
Menurut Andi, salah satu tujuan CoE adalah memberikan kesempatan kepada produsen kecil untuk bersaing dengan produsen yang lebih besar melalui penilaian yang terukur.
"Alliance for Coffee Excellence menekankan bahwa COE pada dasarnya merupakan sebuah program pemberdayaan produsen kopi. Program ini memberikan kesempatan yang relatif setara bagi produsen kecil yang belum memiliki modal besar untuk berkompetisi dengan produsen yang lebih besar," ujar Andi.
Pada penyelenggaraan 2026, CoE Indonesia menerima 119 lot kopi dari 10 provinsi. Berbeda dari sistem sebelumnya yang menggunakan sampel dalam jumlah terbatas, peserta tahun ini diwajibkan mendaftarkan satu lot kopi dengan berat minimum 180 kilogram dan maksimum 600 kilogram.
Editor: Rizal Fadillah