Dua Kopi Indonesia Raih Predikat Presidential di Cup of Excellence 2026
Setelah memenuhi persyaratan, kopi menjalani serangkaian cupping atau uji cita rasa untuk menentukan lot yang layak melaju ke tahap selanjutnya.
Uden juga mengingatkan bahwa predikat pemenang CoE hanya berlaku untuk lot kopi yang benar-benar dinilai dan memenangkan kompetisi. Predikat tersebut tidak dapat secara otomatis digunakan untuk seluruh kopi dari produsen atau daerah yang sama.
"Penilaian hanya berlaku untuk lot yang mengikuti kompetisi. Karena itu, hasil COE tidak bisa dijadikan patokan untuk menyimpulkan bahwa suatu daerah secara keseluruhan menghasilkan kopi terbaik," katanya.
Ia menilai kompetisi ini turut membuka akses pengetahuan bagi produsen mengenai peningkatan kualitas kopi, mulai dari pengelolaan kebun hingga proses pascapanen dan penjemuran.
Pemenang Ditawarkan melalui Lelang Internasional
Setelah pengumuman pemenang, sampel kopi dijadwalkan dikirimkan kepada calon pembeli pada 2–30 November 2026. Selanjutnya, lot kopi pemenang akan ditawarkan melalui CoE Auction pada 1 Desember 2026.
Mekanisme lelang tersebut membuka peluang bagi produsen untuk memperoleh harga premium sekaligus membangun hubungan bisnis jangka panjang dengan pembeli internasional.
Melalui rangkaian seleksi, penjurian, dan lelang, CoE Indonesia diharapkan tidak hanya memperkenalkan kopi unggulan Indonesia ke pasar global, tetapi juga memperkuat posisi produsen dalam rantai nilai kopi.
Editor: Rizal Fadillah