Disdik Sebut 7.893 Anak di Kota Bandung Masih Tak Sekolah
Asep menjelaskan, Pemkot Bandung menargetkan seluruh anak yang masuk kategori ATS dapat kembali mengakses pendidikan paling lambat pada 2028. Salah satu upaya yang ditempuh yakni melalui jalur pendidikan kesetaraan, mulai dari Paket A, Paket B, hingga Paket C.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Sepanjang tahun lalu, Disdik Kota Bandung berhasil meluluskan sekitar 1.200 anak melalui program pendidikan kesetaraan. Jumlah tersebut merupakan capaian tersendiri dan tidak termasuk dalam 7.893 ATS yang saat ini masih menjadi sasaran penanganan.
"Alhamdulillah, pada tahun lalu kita berhasil meluluskan sekitar 1.200 orang melalui jalur pendidikan kesetaraan, baik Paket A, Paket B, maupun Paket C. Kita menargetkan pada tahun 2028 semua sudah bisa terakomodir," katanya.
Asep mengungkapkan, persoalan ekonomi menjadi faktor paling dominan yang menyebabkan anak tidak melanjutkan pendidikan. Berdasarkan pemetaan Disdik, sekitar 80 persen ATS di Kota Bandung berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.
Sebagian anak terpaksa bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Ada pula yang tidak melanjutkan sekolah karena minimnya dukungan orang tua sehingga akhirnya bekerja serabutan.
Editor: Abdul Basir