Perusahaan di Indonesia Wajib Waspadai 4 Red Flag Backup Data di 2026

Agus Warsudi
Clara Hsu, Indonesia Country Manager Synology Inc membeberkan 4 red flags yang wajib diwaspadai perusahaan di Indonesia pada 2026. (FOTO: ISTIMEWA)

Akses ke Data Kritis Tidak Terkontrol

Seiring bertambahnya jumlah karyawan, akses ke data sensitif sering kali ikut meluas tanpa pengaturan ketat. Risiko kebocoran data dari internal baik disengaja maupun tidak, semakin meningkat.

“Pembatasan hak akses adalah salah satu kunci utama dalam meminimalkan risiko kebocoran data. Tidak semua orang membutuhkan akses ke data yang bersifat kritikal,” tegas Clara. 

Karena itu, tutur Clara, penerapan autentikasi kuat dan kontrol akses berbasis peran menjadi langkah penting untuk memperkecil risiko internal dan memperkuat keamanan sistem secara keseluruhan.

Clara memprediksi, perusahaan di Indonesia akan semakin bergerak menuju strategi perlindungan data yang lebih terintegrasi, otomatis, dan dapat diverifikasi. 

“Keamanan kini tidak lagi hanya berfokus pada pencegahan serangan, tetapi pada kemampuan bisnis untuk kembali beroperasi secara normal secepat mungkin setelah terjadi insiden,” ujar Clara.

Sepanjang 2025, tuturnya, Synology terus berupaya mengedukasi pasar Indonesia guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan data. 

Clara menjelaskan, ancaman siber berkembang sangat cepat dan menuntut kesiapan yang berkelanjutan. 

“Ini komitmen yang terus kami dukung melalui Synology ActiveProtect serta kehadiran kami yang konsisten di pasar Indonesia,” tuturnya.

Menjelang 2026, langkah proaktif dalam mengenali dan menangani berbagai red flags sejak dini akan membantu perusahaan memperkuat ketahanan operasional.

Editor : Agus Warsudi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network