"Hampir di seluruh kabupaten kota di Jawa Barat potensi gerakan tanah menengah sampai dengan tinggi. Seperti di Kabupaten Bandung ada di Arjasari, Baleendah, Banjaran, Cisarua, Cimenyan, Ciparay, Ciwidey, Ibun, Kertasari dan banyak lagi," ujar Teten.
Selain Kabupaten Bandung, potensi serupa juga teridentifikasi di Kabupaten Bandung Barat, meliputi Lembang, Parongpong, Cisarua, Gunung Halu, dan Rongga. Berdasarkan analisis PVMBG dan BMKG, kawasan-kawasan tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya pergerakan tanah.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa data mitigasi tidak cukup hanya tersedia—pemanfaatannya dalam kebijakan dan kesadaran publik menjadi kunci untuk mengurangi dampak bencana di masa mendatang.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
