Waspada! Kasus DBD Masih Tinggi di Jabar, Ini yang Sering Diabaikan Masyarakat

Muhammad Rafki Razif
Kegiatan “Lawan Nyamuk Demam Berdarah!” yang digelar oleh SC Johnson bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI dan Palang Merah Indonesia (PMI), di Nara Park, Bandung, Sabtu (31/1/2026). (Foto: M Rafki)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia masih terus bermunculan dan kerap meningkat hingga memicu Kejadian Luar Biasa (KLB) di sejumlah daerah. Berdasarkan data tahun 2025, tercatat sekitar 131 ribu kasus DBD secara nasional, dengan Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah dengan prevalensi tertinggi.

Tingginya angka tersebut mendorong berbagai pihak untuk memperkuat upaya pencegahan berbasis edukasi dan partisipasi masyarakat. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan “Lawan Nyamuk Demam Berdarah!” yang digelar oleh SC Johnson bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI dan Palang Merah Indonesia (PMI), di Nara Park, Bandung, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini menggabungkan edukasi kesehatan, diskusi publik, serta aksi nyata pencegahan DBD di ruang terbuka, yang menyasar keluarga dan komunitas di Jawa Barat.

Acara tersebut menghadirkan Talkshow Kesehatan dan Meet & Greet bersama dokter spesialis anak dr. Miza Dito Afrizal, Sp.A, Ketua Tim Kerja Penyehatan Air dan Pengendalian Vektor Kemenkes RI DR. drh. Sugiarto, MSi, serta figur publik Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu.

Shireen Sungkar membagikan pengalaman pribadinya yang pernah beberapa kali terpapar DBD, terutama saat menjalani aktivitas syuting dengan kondisi lingkungan yang kurang terjaga.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network