Umrah Bukan Soal Mampu, Tapi Mau: Mengintip Gerakan Baru Pemberdayaan Umat di Bandung

Aga Gustiana
Dewa Eka Prayoga luncurkan Retali Travel Bandung. Foto: iNews/ M Rafki.

Namun ia mengingatkan, dalam menjual program umrah, niat tetap menjadi fondasi utama. “Umrah itu bukan soal mampu atau tidak, tapi mau atau tidak. Kalau sudah mau, insyaAllah Allah mampukan,” tegasnya.

Dengan mengusung motto “Umrah Hemat, Ibadah Nikmat”, Retali ingin menjawab keresahan banyak umat yang memiliki keinginan berangkat umrah namun terkendala biaya.

“Namanya komersial atau bonus itu efek samping. Yang utama adalah bagaimana niat mengajak orang ke Baitullah bisa tereksekusi dengan baik,” tambahnya.

Dewa bahkan menyebut, para mitra Retali akan menjadi “pasukan umrah” gerakan kolektif yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga dakwah dan kebermanfaatan.

Founder sekaligus CEO Retali Travel, Fahrizal Azwar, menyebut berdirinya Retali Bandung sebagai mimpi yang akhirnya terwujud setelah tiga tahun direncanakan.

“Ini impian saya sejak tiga tahun lalu untuk memiliki kantor cabang di Bandung. Alhamdulillah hari ini tercapai bersama Tabungan Surga,” ujarnya.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network