Selama satu tahun Bandung Utama berjalan, sejumlah program agamis dilaksanakan secara konsisten.
Di antaranya pengajian rutin bagi aparatur sipil negara lintas agama, safari Jumat sebagai sarana pendekatan pimpinan daerah dengan masyarakat, bimbingan teknis pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, pelatihan dai, hingga program sosial keagamaan seperti khitan massal.
Penguatan toleransi juga diwujudkan melalui safari keagamaan pimpinan daerah pada setiap momentum hari besar keagamaan.
Pemerintah Kota Bandung secara rutin melakukan kunjungan ke berbagai rumah ibadah mulai dari masjid, gereja, vihara, hingga tempat peribadatan lainnya sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman serta komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama.
Selain itu, sejak Desember 2024 pemerintah kota memulai tradisi doa bersama lintas agama yang digelar pada 10 hari terakhir setiap akhir tahun.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
