Pemkot Bandung Perkuat Fondasi Sosial Lewat Program Agamis dan Kampung Toleransi

Bennazir
Pemkot Bandung melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memperkuat gerakan program agamis sebagai fondasi pembangunan sosial yang berkarakter, inklusif, dan harmonis. (Foto:Istimewa)

Program serupa telah hadir di Jamika, Paledang, Dian Permai, Balong Gede, dan Kebon Jeruk sebagai bagian dari strategi membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan inklusif.

Program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah pemberian insentif guru ngaji. 

Pada 2025, sekitar 9.232 guru ngaji menerima dukungan insentif dengan total anggaran mendekati Rp39 miliar. 

Program ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap penguatan pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput.

Apresiasi datang dari para penerima manfaat. Dua perwakilan guru, Yusup Sumirat dari Madrasah Ibtidaiyah dan Jajat Sudrajat dari MA Babussalam menilai, insentif tersebut memberi dampak besar terhadap motivasi mengajar.

Yusup Sumirat mengaku bersyukur atas keberlanjutan program tersebut. Menurutnya, perhatian Pemerintah Kota Bandung terhadap guru keagamaan terasa nyata karena penyaluran insentif dilakukan rutin dan konsisten.

Editor : Abdul Basir

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network