Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci agar masyarakat tidak merasa dibiarkan dalam ketidakpastian.
Dengan adanya batas waktu yang disampaikan secara terbuka, warga dapat memahami jika terjadi kemacetan sementara dan mengetahui kapan kondisi akan kembali normal.
Tak hanya soal jadwal, Farhan juga mengumumkan akan melakukan audit ulang terhadap standar keselamatan proyek galian.
Ia menilai ada yang perlu dievaluasi dalam penanganan pencegahan kecelakaan di lapangan.
“Digali itu kan menghalangi jalan. Pertanyaannya, bagaimana memastikan pengguna jalan tetap aman sebelum perbaikan selesai? Ini yang akan kami audit ulang,” ujarnya.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
