Program Makan Bergizi Gratis di Sukabumi Mandek, Ribuan Penerima Manfaat Terhenti

Susana
Operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis di Sukabumi berhenti sejak Januari 2026. Foto: Ist.

Pihak Yayasan Bantah Tuduhan

Sementara itu, Ketua Yayasan Gunung Gede Bersahaja, Rima Triyana, membantah tudingan bahwa pihaknya menarik uang sewa Rp2.000 dari pemilik dapur.

Ia juga menepis tuduhan bahwa yayasan mengganti virtual account secara sepihak.

Menurut Rima, kerja sama program MBG dilakukan antara yayasan dengan Badan Gizi Nasional, bukan langsung dengan pengelola dapur.

Dalam skema tersebut, satu yayasan dapat membangun hingga sepuluh dapur MBG, baik yang dikelola langsung oleh yayasan maupun melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Rima menjelaskan penghentian operasional dapur di Buniwangi terjadi karena adanya pergantian penanggung jawab atau PIC dari Tini Suhartini kepada Silviana yang merupakan adik kandungnya. Selain itu, lokasi dapur juga dipindahkan dari titik sebelumnya.

Ia menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari kewenangan yayasan sebagai mitra program.

“Ini bukan tentang uang, tetapi soal etika. Pengelola SPPG tidak beretika dalam menjalankan dapur,” kata Rima.

Rima juga menuding Tini telah memecat relawan serta mengirimkan surat ke sekolah menggunakan kop yayasan tanpa izin.

Selain itu, ia menuduh Tini memalsukan tanda tangannya dalam proposal pencairan dana ke Badan Gizi Nasional.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polres Sukabumi terkait dugaan pemalsuan dokumen.

“Kami sudah melaporkan yang bersangkutan ke Polres Sukabumi dengan tuduhan pemalsuan tanda tangan. Biar jalur hukum yang menyelesaikan,” ujarnya.

Editor : Rizal Fadillah

Sebelumnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network