BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - DPD Pengajian Al-Hidayah Jawa Barat menggelar tasyakur bin ni’mah sebagai bentuk rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Jabar.
Musda yang berlangsung pada April 2026 tersebut menetapkan Daniel Muttaqien Syafiuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jabar periode 2026–2030.
Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Jabar Ir Hj Metty Triantika MT dalam sambutan menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Daniel Muttaqien atas amanah memimpin Partai Golkar Jabar.
“Atas nama keluarga besar Pengajian Al-Hidayah Provinsi Jawa Barat, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada bapak Haji Daniel Muttaqien Syafiuddin atas amanah besar sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat periode 2026–2030,” kata Metty.
Menurut Metty, terpilihnya Daniel menjadi harapan baru bagi kemajuan organisasi dan masyarakat Jawa Barat secara luas.
Dia meyakini amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, serta dedikasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tasyakur bin ni’mah, ujar Metty, tidak hanya menjadi momentum rasa syukur, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan semangat kebersamaan di antara kader Golkar dan Pengajian Al-Hidayah di Jawa Barat.
“Keberhasilan tidak diraih oleh satu orang saja, tetapi lahir dari doa, dukungan, perjuangan, dan kekompakan seluruh pihak,” ujar Metty.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jabar Daniel Muttaqien Syafiuddin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pengajian Al-Hidayah Jabar yang konsisten menjaga kekompakan dan aktif membangun kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Pengajian Al-Hidayah, kata Daniel, memiliki kekuatan besar dalam membangun pendidikan moral, spiritualitas, dan kebersamaan di tengah masyarakat Jawa Barat.
Menurut Daniel, kegiatan pengajian rutin yang terus dijalankan menjadi energi positif dalam memperkuat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai keislaman.
“Kebersamaan ini harus terus dijaga. Kita ingin Golkar Jawa Barat hadir tidak hanya sebagai kekuatan politik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial dan kebangsaan di tengah masyarakat,” kata Daniel yang juga anggota Komisi V DPR RI tersebut.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
