Ribuan atlet, ofisial, panitia, serta masyarakat yang hadir diproyeksikan akan menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Karena itu, Hasbullah mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan ruang bagi UMKM di setiap venue pertandingan sehingga manfaat ekonomi dari penyelenggaraan PORPROV dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Momentum PORPROV harus dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Di setiap venue sebaiknya disediakan area khusus bagi UMKM dan pelaku usaha lokal agar mereka ikut merasakan manfaat dari penyelenggaraan event olahraga terbesar di Jawa Barat ini,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, Hasbullah mengingatkan bahwa keberhasilan PORPROV tidak hanya diukur dari prestasi atlet maupun kemeriahan penyelenggaraan, tetapi juga dari tertibnya pengelolaan administrasi dan keuangan.
Dirinya berharap seluruh pihak menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran sehingga setelah pelaksanaan PORPROV selesai tidak muncul persoalan administratif maupun temuan dalam pengelolaan keuangan.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
