Dorong Digitalisasi, BPKH Perkuat Kolaborasi Layanan Haji di Berbagai Daerah

Aga Gustiana
Synergy Roadshow 2026 BPKH dan Bank Muamalat di Bandung. (Foto: Istimewa).

"SME merupakan sektor yang sangat prospektif untuk dikembangkan karena memiliki peran krusial sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional. Sektor ini juga mempunyai manajemen atau penyebaran risiko yang baik," jelas Imam.

Transformasi Digital dalam Ekosistem Haji

Sinergi antara BPKH dan Bank Muamalat menyasar ekosistem haji dan umrah yang sangat besar. Berbagai inovasi telah diluncurkan, seperti Kartu Haji Indonesia yang meminimalisir penggunaan uang tunai bagi jemaah di Tanah Suci. Akses pendaftaran pun kini semakin fleksibel melalui aplikasi Muamalat DIN, kantor cabang, hingga jaringan PT Pos Indonesia.

Selain penyediaan layanan digital melalui fitur Bank Haji, BPKH juga telah memberikan kepercayaan kepada Bank Muamalat sebagai salah satu penyedia jasa kustodian. Langkah ini diyakini akan memberikan nilai tambah bagi para calon jemaah sekaligus memperkokoh ekonomi syariah secara nasional.

"Kami ingin setiap layanan, produk, dan nilai tambah yang dapat kami berikan menjadi jalan hijrah bagi stakeholders menuju berkah. Di mana kebermanfaatannya bisa berkelanjutan dan dirasakan semua elemen di mana pun," ujar Imam menutup pembicaraan.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kedua pihak optimistis dapat memberikan standar pelayanan yang lebih tinggi serta memperluas kemaslahatan bagi umat di seluruh pelosok negeri.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network