"Fokus perjuangan ke depan adalah mempersiapkan seluruh perangkat pembangunan agar Garut Utara benar-benar siap ketika kebijakan pembentukan daerah otonomi baru kembali dibuka Pemerintah Pusat," ujarnya.
PM GATRA mengusulkan sejumlah langkah strategis, di antaranya penyusunan kajian akademik penetapan kawasan ibu kota Garut Utara, penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah, penyusunan masterplan kawasan ibu kota, grand design pembangunan daerah, hingga pembentukan tim persiapan Kabupaten Garut Utara.
Selain itu, organisasi tersebut juga mengusulkan pembangunan Kawasan Industri Garut Utara yang terintegrasi dengan jalur nasional Bandung–Tasikmalaya, Stasiun Cibatu, dan rencana Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci).
PM GATRA juga mendorong pembangunan Exit Tol Leles dan Exit Tol Kadungora sebagai pintu masuk kawasan industri, pusat logistik, sekaligus pengungkit pertumbuhan ekonomi wilayah utara Garut.
Sementara itu, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Garut, Bambang Hafidz, menjelaskan bahwa penyelesaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masih menunggu hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
